Category: Hidup Sehat

5 Tips untuk Menjaga Kebugaran Jasmani

Mens sana in corpore sano, pasti kamu sudah tak asing mendengarnya bukan? Artinya, di dalam tubuh yang sehat, ada jiwa yang kuat. Memiliki tubuh yang sehat dan jiwa kuat adalah harapan dari banyak orang.Untuk mendapatkannya, hal yang paling utama adalah bagaimana menjaga kebugaran jasmani.

Dengan fisik yang bugar dan tubuh yang sehat, kamu dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan optimal. Selain itu, kebugaran jasmani juga dapat menghindarkan kamu dari gejala stress dan depresi lho. Nah, untuk menjaga kebugaran jasmani dilakukan dengan apa ya? Mari simak penjelasan di bawah ini.

1. Rutin olahraga

Menjaga kebugaran jasmani sangat identik dengan rutin melakukan olahraga. World Health Organization (WHO) menyarankan setiap orang berusia 18-65 tahun agar rutin melakukan olahraga, minimal 150 menit per minggu.

Buat kamu yang baru mau memulai, jangan khawatir. Kamu bisa melakukannya perlahan, dimulai dengan olahraga 2 kali sehari selama 15 menit atau 3 kali sehari selama 10 menit. Pastikan untuk konsisten melakukannya paling sedikit 3-5 hari per minggu ya. 

Agar lebih efektif, kamu bisa memulai dengan intensitas rendah hingga sedang. Alternatif jenis olahraga yang bisa menjadi pilihan antara lain: jogging, gowes alias bersepeda santai, senam aerobik, berenang, dan sebagainya.

Jika tubuh sudah terbiasa, kamu dapat menambah durasi dan frekuensi olahraga, serta jenis olahraga yang paling sesuai dengan tujuan kamu.

Selain jenis olahraga yang disebutkan di atas, ada beberapa latihan lain yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, seperti:

  • Olahraga membentuk otot melalui latihan angkat beban atau gerakan kalistenik. 
  • Olahraga melatih ketahanan melalui latihan sit-up, push-up, pull-up, dan squat.
  • Olahraga melatih keseimbangan melalui latihan tai chi, core training, dan taekwondo.
  • Olahraga melatih fleksibilitas melalui yoga dan gerakan stretching untuk meningkatkan kelenturan dan memperbaiki postur tubuh

Olahraga secara rutin memang sangat penting untuk menjaga kebugaran jasmani, namun kamu tetap perlu memerhatikan batas tubuhmu agar tidak berlebihan atau bahkan membuat cedera.

2.Aktif bergerak

Jika ada pertanyaan, bagaimana meningkatkan kebugaran jasmani dengan mudah? Jawabannya adalah dengan aktif bergerak. Berbeda dengan olahraga yang sebagiannya membutuhkan biaya, cara ini sangat mudah dilakukan kapanpun dan dimanapun, bahkan tanpa biaya.

Melansir dari Kemenkes, sebuah laporan dari lembaga medis bergengsi Mayo Clinic menunjukkan bahwa duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko kematian dini ban berbagai penyakit seperti kardiovaskuler, kanker dan diabetes tipe 2.

Kamu dapat melakukan berbagai aktivitas fisik baik ketika senggang maupun sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari. Misalnya, memilih untuk menaiki tangga alih-alih menggunakan eskalator, mengambil air minum di sela-sela duduk mengerjakan tugas, atau sekedar meluangkan waktu 10 menit untuk berjalan-jalan di sekitar rumah.

3. Makan makanan sehat dan bergizi

Cara selanjutnya untuk menjaga kebugaran jasmani dilakukan dengan menjaga pola makan. Langkah yang dilakukan untuk menjaga pola makan adalah dengan makan secara teratur agar dapat melengkapi energi yang diperlukan untuk bergerak.

Menjaga pola makan juga berarti kamu perlu memastikan kebersihan dan kandungan gizi yang terdapat dalam makananmu. Pola makan teratur yang dibarengi dengan makanan sehat dan bergizi seimbang akan membuat kamu lebih fit serta dapat mencegah berbagai penyakit seperti obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, serta penyakit lainnya.

4. Cukup tidur

Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya…. Eaaaa…. Sepenggal lirik lagu milik Bung Rhoma ini memang benar adanya. Banyak hasil penelitian yang menunjukkan dampak negatif begadang bagi kesehatan.

Untuk itu, jika ingin menjaga kebugaran jasmani, kamu memerlukan tidur yang cukup dan berkualitas. Tidur dapat membantu proses pemulihan otot, serta memperbaiki kerja jantung dan pembuluh darah setelah melakukan aktivitas seharian. Selain itu, tidur juga dapat membantu tubuh untuk membuang racun dan mengatur kembali kadar gula darah.

Orang dewasa mulai umur 18-65 tahun ke atas dianjurkan untuk tidur malam selama 7-8 jam, sementara anak-anak dan remaja membutuhkan waktu tidur malam yang lebih lama lagi. Tak hanya tidur yang cukup, tapi juga berkualitas.

Dengan tidur yang berkualitas, saat kamu bangun keesokan harinya tubuh akan menjadi segar dan bugar, serta kamu siap untuk memulai aktivitas lagi. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas antara lain: meredupkan lampu kamar tidur, berhenti menggunakan handphone, dan membuat jadwal tidur malam dan bangun pagi di waktu yang sama.

5.Tidak merokok dan minum alkohol

Terakhir, hindari merokok dan minum alkohol. Rokok dan alkohol adalah dua hal yang membawa dampak buruk bagi kesehatan. Efek negatif yang ditimbulkan rokok dan alkohol akan membuat semua yang kamu lakukan untuk menjaga kebugaran jasmani berakhir sia-sia.

Zat kimia yang terkandung dalam sebatang rokok akan berubah menjadi racun yang kamu hisap dan menggerogoti hampir semua organ tubuh. Penyakit utama yang dapat ditimbulkan oleh asap rokok adalah penyakit pada paru-paru seperti bronkitis, pneumonia, TBC, dan kanker.

Namun jangan salah, rokok juga dapat menyebabkan impotensi dan rusaknya organ reproduksi laki-laki dan wanita. Bagi ibu hamil, asap rokok bahkan dapat meningkatkan risiko keguguran dan cacat janin. Selain itu, rokok juga dapat menyebabkan penyakit lainnya seperti penyakit lambung dan stroke, serta penyakit kronis lainnya.

Begitupun dengan alkohol. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan, dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai penyakit hati seperti sirosis hati, kanker hati, pankreatitis. Selain itu, konsumsi alkohol berlebihan juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, masalah lambung, serta gangguan kesehatan mental seperti gangguan memori, ketergantungan alkohol, dan berbagai kondisi psikologis lainnya.

Bagaimana? Mudah bukan? Sebelum menjaga kebugaran jasmani dilakukan dengan cara-cara di atas, perkuat lagi niat untuk menjaga kebugaran jasmani agar dapat hidup sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Setelah itu, mulailah dengan baby steps atau langkah kecil. Semangat!

Mengapa Kita Harus Mencuci Tangan Sebelum Makan, Ini Alasannya!

Pernahkan Kamu bertanya-tanya mengapa kita harus mencuci tangan sebelum makan? atau mungkin sebagai orang dewasa dan orang tua, kamu menghadapi pertanyaan serupa yang dilontarkan oleh anak-anak yang memiliki daya penasaran tinggi.

Yuk, terus simak artikel ini untuk tahu lebih lanjut mengenai mengapa kita harus mencuci tangan sebelum makan.

Mencuci tangan merupakan sebuah kegiatan yang sangat dianjurkan sebagai bentuk upaya paling sederhana untuk mencegah penyebaran kuman dan bakteri penyebab penyakit.

Sebagai salah satu organ tubuh yang paling aktif digunakan, tangan kita hampir selalu berkontak, bersentuhan atau menyentuh, dengan segala macam hal dan permukaan.

Hal ini tentunya dapat berpotensi besar terjadinya kontaminasi permukaan kulit tangan dengan kuman dan bakteri penyebab penyakit yang terdapat pada permukaan barang atau benda yang disentuh oleh tangan.

Oleh sebab itu, tujuan utama dari anjuran cuci tangan adalah untuk menjaga kebersihan serta mencegah kontaminasi tangan dari bakteri dan kuman penyebab penyakit.

Utamanya saat sebelum makan kita harus mencuci tangan dan memastikan tangan dalam kondisi bersih dan bebas dari kuman dan bakteri agar tidak mengkontaminasi makanan dan menyebabkan penyakit pencernaan.

Manfaat Cuci Tangan Sebelum Makan

Di benak Kamu mungkin juga muncul pertanyaan tentang apa akibatnya jika tidak mencuci tangan sebelum makan? Jawabannya adalah tentu saja memperbesar risiko kontaminasi kuman dan bakteri dari tangan ke makanan yang kita makan.

Jika makanan yang terkontaminasi bakteri dan kuman itu masuk ke tubuh kita, tentunya bisa menyebabkan timbulnya beberapa penyakit khususnya yang berkaitan dengan penyakit pencernaan.

Beberapa manfaat mencuci tangan sebelum makan antara lain:

  1. Membersihkan tangan dari kuman dan penyakit

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tangan kita sangat aktif berkontak dengan berbagai macam permukaan benda, baik itu makhluk hidup maupun benda mati, bahkan dengan manusia lain.

Setiap permukaan yang bersentuhan dengan tangan kita punya potensi telah terkontaminasi dengan kuman dan bakteri, sehingga dengan rajin cuci tangan, kita bisa membersihkan tangan dari kuman dan bakteri yang menempel karena kita menyentuh berbagai hal tadi dalam kegiatan kita sehari-hari.

  1. Mencegah penyebaran kuman dan penyakit serta mikroorganisme lainnya

Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air bersih dapat membersihkan tangan dari kuman dan bakteri serta mikroorganisme penyebab penyakit. Sehingga dengan rajin mencuci tangan kita akan bisa mencegah persebarannya.

  1. Memutus rantai penyebaran virus berbahaya

Di masa pandemi Covid-19, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih menjadi syarat wajib dan bentuk tindakan pencegahan yang sangat dianjurkan. Hal ini tentu saja karena dengan menjaga kebersihan tangan dan rajin cuci tangan bisa mencegah persebaran virus berbahaya seperti Covid-19.

  1. Sebagai bentuk preventif perlindungan diri

Mencuci tangan adalah upaya preventif untuk melindungi diri kita dari kuman dan bakteri penyebab penyakit.

Hal ini juga dapat memberi manfaat bagi sisi ekonomi. Jika kita sehat, tidak terkena penyakit yang bersumber dari bakteri dan kuman penyebab penyakit, maka kita pun menghemat pengeluaran untuk berobat.

Cara Mencuci Tangan

Setelah mengetahui manfaat dan keutamaan mencuci tangan, terutamanya saat sebelum makan, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara mencuci tangan yang benar?

Baik organisasi kesehatan internasional seperti WHO dan nasional yakni Kemenkes telah memberikan anjuran bagaimana cara mencuci tangan yang benar.

Berikut ini adalah langkah-langkah cara mencuci tangan yang benar dan sangat dianjurkan:

  1. Basahi tangan secara menyeluruh dari telapak tangan hingga punggung tangan dengan air bersih. Dianjurkan menggunakan air mengalir.
  2. Gunakan sabun untuk cuci tangan, atau sabun anti kuman. Lebih disarankan menggunakan sabun berbentuk cair.
  3. Gosok seluruh bagian tangan mulai dari telapak tangan, masing-masing jari mulai dari kelingking hingga ibu jari, sela-sela jari, serta punggung tangan. Bersihkan pula bagian bawah kuku.
  4. gosok tangan dan seluruh bagiannya setidaknya selama 30-40 detik.
  5. Bilas tangan hingga bersih dari sisa sabun menggunakan dengan air mengalir. Lalu keringkan dengan handuk, pengering tangan, atau tisu yang bersih.

Nah, demikianlah penjelasan mengapa kita harus mencuci tangan sebelum makan, yakni untuk membersihkan tangan dari kontaminasi kuman, bakteri, dan mikroorganisme penyebab penyakit. Dengan rajin mencuci tangan sesuai anjuran yang diberikan, diharapkan kebersihan dan kesehatanmu akan senantiasa terjaga.

Kenali Perbedaan Stres dan Depresi Serta Cara Mengatasinya!

Stres dan depresi jika dilihat hampir sama, namun kedua hal ini merupakan kondisi yang berbeda. Hampir setiap orang pernah mengalami stres karena berbagai macam hal seperti saat putus cinta, masalah ekonomi, tekanan perusahaan dan lain sebagainya. 

Perasaan cemas, takut, was-was, terasa begitu mencekik hingga beberapa orang menganggap jika dirinya sedang depresi. Lantas, apa sebenarnya perbedaan stres dan depresi itu ? Cari tahu faktanya pada pembahasan kali ini!

Kenali Perbedaan Stres dan Depresi 

Stres merupakan perubahan reaksi tubuh saat menghadapi ancaman, tekanan, atau dihadapkan dengan situasi baru. Ketika stres, tubuh manusia akan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin. 

Pelepasan hormon ini membuat detak jantung dan tekanan darah meningkat, otot-otot menjadi tegang, dan pernapasan menjadi lebih cepat. 

Stres umum terjadi pada setiap orang, baik dewasa, anak-anak, maupun lansia. Tubuh bisa memberikan respons positif dan negatif saat menghadapi stres. 

Respons positif seperti meningkatkan kewaspadaan dan bisa beradaptasi dengan baik. Sedangkan respons negatif ditandai dengan rasa cemas, takut, dan disertai beberapa keluhan fisik. 

Bagaimana dengan Depresi? Depresi merupakan gangguan mood yang ditandai dengan perasaan sedih yang mendalam sehingga kehilangan terhadap minat hal yang ia sukai. Seseorang dinyatakan dalam kondisi depresi jika sudah 2 minggu ia masih merasa putus asa, sedih, atau tidak berharga. 

Depresi yang tidak segera ditangani dan terus dibiarkan berlanjut bisa menurunkan produktivitas kerja dan berujung pada bunuh diri. 

Gejala Stres dan Depresi 

Perbedaan stres dan depresi yang paling jelas bisa dilihat dari gejalanya. Berikut gejala stres dan depresi yang umumnya terjadi:

Gejala stres 

  1. Emosi 
  • Frustrasi 
  • Mood swing 
  • Sulit untuk menenangkan pikiran 
  • Bingung 
  • Sering menghindar jika bertemu orang 
  1. Fisik 
  • Pusing
  • Lemas 
  • Diare 
  • Mual 
  • Sembelit 
  • Jantung berdebar 
  • Gangguan tidur 
  • Telinga berdengung 
  • Gemetar 
  • Hasrat seksual menurun 
  • Susah menelan 
  • Mulut kering 
  1. Perilaku 
  • Sering menghindari tanggung jawab 
  • Melamun 
  • Menunjukkan sikap gugup 
  • Sering jalan mondar-mandir
  • Merokok atau mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak 
  1. Kognitif 
  • Sering lupa janji atau saat meletakkan barang 
  • Hilang fokus 
  • Cenderung berpikir negatif 
  • Pesimis 

Gejala Depresi 

1.Psikologis 

  • Merasa cemas berlebih 
  • Merasa khawatir berlebih 
  • Emosi tidak stabil 
  • Merasa sangat putus asa 

2.Fisik 

  • Selalu merasa lelah dengan hidup dan rasanya tidak memiliki tenaga 
  • Sering merasakan nyeri dan pusing tanpa sebab yang jelas 
  • Hilangnya nafsu makan 

Penyebab Stres dan Depresi 

Stres dan depresi memiliki penyebab yang hampir sama, seperti berikut ini: 

Penyebab stres 

  • Memiliki keluarga yang tidak harmonis 
  • Pernah mengalami sebuah peristiwa yang membuat trauma 
  • Masalah ekonomi 
  • Tinggal di lingkungan yang tidak sehat 
  • Tuntutan yang terlalu tinggi seperti pekerjaan atau dalam bidang akademik 
  • Putus cinta 
  • Mengalami kejadian buruk seperti dikhianati, perceraian atau terkena PHK
  • Ditimpa musibah seperti berita duka 

Penyebab depresi

  • Mengalami peristiwa yang traumatis seperti melihat anggota keluarga dibunuh 
  • Tidak sanggup menahan tekanan batin seperti ditinggal orang yang dicintai, terlilit masalah keuangan, masalah keluarga
  • Memiliki pola pikir yang salah seperti toxic positivity 
  • Kecanduan obat-obatan terlarang 

Cara Mengatasi Stres dan Depresi 

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi stres dan depresi yaitu : 

Cara mengatasi stres 

  • Beristirahat dengan tidur yang cukup setiap hari 
  • Mendekatkan diri kepada Tuhan 
  • Berusaha selalu berpikir positif 
  • Meluangkan waktu untuk melakukan me time
  • Membagi beban pikiran kepada orang yang dipercaya seperti keluarga 
  • Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat 
  • Rutin berolahraga 
  • Bersosialisasi dengan orang lain 
  • Melakukan meditasi atau teknik relaksasi seperti yoga 

Cara mengatasi depresi 

  • Melakukan konsultasi kepada psikiater 
  • Terapi psikologis 
  • Mengonsumsi obat anti depresan 
  • Menjalani perawatan dan pengobatan di rumah sakit jika depresi yang diderita parah 

Dari bahasan di atas, perbedaan stres dan depresi terlihat sangat jelas. Jika kamu saat ini sedang mengalami kondisi depresi,  konsultasikan diri kamu ke psikiater jika kamu kesulitan dalam mengendalikan diri. Lalu, jika ada orang terdekatmu yang menunjukkan tanda-tanda depresi, beri pendekatan dan perhatian yang lebih atau kunjungi psikiater untuk penanganan lebih baik.